PENGALAMAN MENGGUNAKAN BAHASA INDONESIA
Saya memiliki teman yang bernama
Riva Danu Vargana, kita berdua ini teman satu sekolah hanya saja berbeda
jurusan, saya jurusan MIPA dan dia IPS, singkat cerita dia sakit selama beberapa
bulan dan dirawat di Rumah Sakit Hasan Sadikin, saya dan semua teman Riva
merasa cemas karena Riva tidak kunjung pulang, karena jarak dari Cirebon ke
Bandung itu jauh jadi kamu menunggu Riva kembali pulang kerumah, hari demi hari
berlalu salah satu teman saya yang bernama Sukma dan Ofi ke Rumah Sakit
tersebut demi melihat kondisi Riva. Saya dapat kabar dari Sukma bahwa Riva
sakit kanker paru-paru, Riva tidak sadar diri, Riva koma. Lalu Sukma dan Ofi
kembali pulang ke Cirebon dan mengumpulkan teman-temannya Riva, diperkumpulan
ini Sukma dan Ofi membahas tentang kondisi Riva yang sangat memprihatinkan dan
Sukma dan Ofi mengadakan galang dana di lampu merah pertama Kota Cirebon.
Saat itu pada hari libur sekolah
yaitu hari Sabtu dan Minggu kami semua menggalang dana untuk meringankan beban
keluarganya, disaat menggalang dana tersebut saya dan teman saya yang bernama
Diah Ajeng bertemu dengan anak kecil yang bernama Fahad berumur 8 tahun yang
sedang mengemis. Saat saya dan teman saya mengajak Fahad ngobrol, ternyata
Fahad tidak mengerti apa yang kita bicarakan karena dia tidak mengerti Bahasa
Indonesia dan keseharian dia berbicara Bahasa Cirebon.
Cakep 😍😍😍
BalasHapus🖤🖤🖤
BalasHapusKalimat "meringankan beban keluarganya" menurut saya alangkah baiknya pakai titik bukan koma. Kan kalimat "disaat menggalang dana " itu menjadi kalimat baru.
BalasHapusMenurut saya, kata "ngobrol" dalam kalimat "saat saya dan teman saya mengajak Fahad ngobrol" harusnya "mengobrol" soalnya dari cerita diatas kalimat nya sudah baku jadi lebih bagus nya kalau baku semua.
BalasHapus